Hey, glass half full – be grateful and thankful!

So people, feeling like the only one who suffers by weight problem, by heart-broken, by pimples that adorned your face, or by many things? Please do not just ramble and cry over it. We have to survive, we have to fight, and we have to be brave to face the lessons God gave to us.

Menghadapi masalah tantangan hidup adalah makanan pokok untuk seorang manusia di dunia. Saya pikir dan rasa itu memang hukum mutlak.

(NB: my teachers don’t like using word “masalah” and prefer word “tantangan” since they believe God is not problem creator but a teacher). Nice!

Bagi saya, itu adalah pelajaran yang harus kita selesaikan untuk menempa diri serta menilai kualitas kita sebagai pejuang di dunia ini. Ketika kamu lulus dengan baik, kamu menghadapi tantangan dengan tingkatan yang lebih advanced, and so on. However, if you failed, kamu akan diberi pembelajaran, suatu hikmah. It’s life!

Masih teringat, suatu kala, seorang Romo berkata kepada saya, “Manusia hidup di dunia bukan untuk menderita tapi untuk berbahagia”. Jadi, tantangan-tantangan hidup adalah hadiah termanis dari Tuhan untuk kita agar kita memiliki kualitas yang layak untuk berkumpul bersamaNya di kemudian hari.

Singkat cerita, I have an acquaintance, she’s such a beautiful and strong woman. Beliau harus menghadapi kenyataan bahwa dia mengidap kanker payudara setelah kelahiran anak pertamanya beberapa bulan yang lalu.

Yes, she’s cried over this, tetapi setelah itu dia bangkit dan menyatakan siap berjuang mengikuti segala proses kemoterapi.

What I’ve learned from her adalah semacam perasaan yang indah tersirat dari wajahnya, ketulusan untuk menjalani semua ini dengan cara yang kreatif. How can’t I say “in creative means” since beliau dapat memunculkan suatu tema penelitian lewat pengalamannya, berinisiatif mencurahkan pengalamannya dalam suatu bentuk tertulis,  bahkan tak pelak candanya untuk mengangkat karangan yang merangkum pengalaman kenalan-kenalannya yang menghadapi kanker secara unik, tangguh, dan lucu.

Satu cerita tentang ibu penyandang kanker payudara dengan semangat masih beraktivitas secara normal, membersihkan rumah, memasak, padahal kegiatan tersebut sudah dilarang anak-anaknya karena khawatir kondisi ibu tersebut drop. Anak-anak beliau bahkan telah menawari jasa pembantu rumah tangga namun dengan lantang ibu itu menjawab bahwa dengan beraktivitas begitulah dia merasa hidup normal, dengan berdiam diri hanya akan menenggelamkan beliau dalam kelelahan for being jobless. W.O.W, thumbs up for being tough and positive!

Ketika menghadapi tantangan, dilema, persoalan hidup, atau apapun itu memang lebih menyenangkan untuk menenggelamkan diri dalam kesedihan atau bahasa gahol-nya “menggalau yok”. Ya, mungkin itulah respon pertama agar lebih menambah melankolis nya hidup, ya saya sendiri tidak memungkiri bahwa begitu nikmatnya menenggelamkan diri di kamar yang gelap semacam menghilangkan diri sementara akan ikut menenggelamkan masalah-masalah  tantangan hidup saya. Oh and this is the new fun that my friend also agree is torturing yourself by listening sad song when you’re in blue”. Sumpah, ini adalah gaya melankolis tingkat dewa anak muda jaman kini. =D

One that I’ve learned bahwa ada waktu untuk bersedih, menggalau, menangis, dan bahkan menghilang sementara agar kamu dapat meresapi bahwa kuasa hidup dan keajaiban ilahi sedang menanti kita, segera bangkit untuk memasuki kelas yang penuh pembelajaran yang berharga, yakin bahwa guru kita tidak akan lelah menunggu, membimbing, dan sampai akhirnya meluluskan kita.

I’m blessed to know that I recognize and I’m surrounded by many great people who show their colossal quality even in the hardest part of their life in which they still can be guru, mentor, motivator, inspiration for others.

I write letter to God, I pray for the best for you survivor (who still struggling with breast cancer), you are precious gift that God has sent to his beloved children, knowing that people in great hope will find their happy ending. For you who are struggling and fighting with disease, you are such role model to your surroundings even you don’t realize it, you do! I wish for your happily pass process of chemotherapy, happily learned and deserved meaning of life by God true accompany, happily enjoy the sweet pain and bitter after taste of drugs. We love you. You’re such a good learner and we learn a lot from you. Amen!

                                                                                                                                                                Sincerely,

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                prayer

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s